Bermuhasabahlah (evaluasi diri) lalu tentukan strategy yang tepat untuk reborn

224

Mr. Sandwich adalah seorang milyuner Thailand yang jatuh miskin saat krisis ekonomi Asia tahun 1997, lalu ia menjadi penjaja roti sandwich jalanan.

Sirivat Voravetvuthikun, nama asli Mr. Sandwich, tadinya hidup super mewah sebagai pengembang properti dan pemain saham.
Ia biasa berjudi, dan pernah menghabiskan 2 Milyar dalam semalam.
Saat krisis, bank menyita seluruh propertinya, namun Sirivat masih berhutang 180 Milyar.
Ia sempat depresi, tetapi tidak bunuh diri seperti beberapa pengusaha lain yang bangkrut saat itu.
Sirivat menyalahkan dirinya karena terlalu rakus berhutang untuk bisnis.
Tetapi ia menerima kenyataan lalu memutuskan untuk berjualan roti sandwich di pinggir jalan dengan sebuah kardus yang dikalungkan di lehernya.

Sejak hari pertama, ia harus menahan malu mendengar orang bertanya : “anda kan multi milyuner, mengapa berjualan sandwich?” Ia mampu menjual 40 roti sandwich hari itu.
Ia juga dikejar-kejar polisi karena berjualan di pinggir jalan.

Kini usaha roti sandwichnya bernilai lebih dari 45 Milyar, meluas menjadi usaha restoran dan minuman kaleng.
Ia berencana membuka warabala serta mendaftarkan bisnisnya di bursa saham.
Walaupun sangat sulit, Mr. Sandwich menerima hidup apa adanya. Ia berkisah, ada seorang pengusaha menembak diri gara-gara bangkrut, tetapi ia tidak meninggal, justru lumpuh! Motto Mr. Sandwich, “Lebih baik bangkrut daripada mati.”

Keberhasilannya ini didukung oleh kemampuannya mengelola emosi negatif (malu, menyesal, depresi, dll).
Ia tidak berandai-andai (“Coba waktu itu saya…”), karena ini tidak akan menyelesaikan masalah.

Ada masanya dalam hidup dimana kita seolah tenggelam dalam laut yang dalam, tanpa satupun tali yang dapat membantu kita naik ke permukaan. Satu-satunya jalan adalah membiarkan diri kita tenggelam sampai ke dasar, sambil menyiapkan kekuatan penuh untuk dapat menghentakkan kaki kembali ke permukaan.

Tidak perlu panik.
Yang harus dilakukan adalah mengatur nafas sebaik2nya dan menyiapkan strategi hentakan kaki yang terbaik.

Never surrender

Semoga menginspirasi.
Maju terus…